rajatrafficNET
Catat, Inilah 5 Fakta-fakta Kenaikan BPJS Kesehatan 2020

Catat, Inilah 5 Fakta-fakta Kenaikan BPJS Kesehatan 2020

22 Mei 2020
44x
Ditulis oleh : Admin

Presiden Joko Widodo baru saja menandatangani kebijakan kenaikan BPJS kesehatan 2020. Kebijakan ini terdapat pada Peraturan Pemerintah (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 5 Mei 2020. Dalam Perpres tersebut terjadi kenaikan iuran BPJS kesehatan bagi tiap peserta kelas, baik kelas I, II, maupun III. sebaiknya ketahui dahulu fakta-fakta kebijakan kenaikan iuran BPJS kesehatan 2020.

1. Presiden Mulai Menaikkan Iuran BPJS Kelas I dan II Pada Bulan Juli 2020

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020, kenaikan BPJS kesehatan 2020 berlaku bagi semua peserta kelas mandiri atau peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja serta penerima bantuan iuran (PBI).

Iuran BPJS peserta kelas I sebesar Rp150.000,00 per orang per bulan atau mengalami kenaikan 85,1%. Peserta BPJS kelas II wajib membayar Rp100.000,00 per orang per bulan atau naik 96,7%. Kenaikan iuran BPJS peserta kelas I dan II berlaku mulai bulan Juli 2020 dan selanjutnya tanpa adanya subsidi dari pemerintah.

2. Kenaikan Iuran BPJS Kelas III Berlaku Mulai 2021

Kenaikan iuran BPJS kesehatan juga dibebankan kepada peserta kelas III mandiri atau peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja. Jumlah iuran yang harus dibayar dari Rp25.500,00 menjadi Rp42.000,00, dengan kenaikan sebanyak Rp16.500,00 atau 64,7%. Perlu diketahui bahwa kenaikan bagi peserta kelas III diberlakukan pada tahun 2021 dan seterusnya.

3. Ada Subsidi Pembayaran BPJS Kelas III

Sesuai Pasal 34 (ayat 1) Perpres baru ini, pemerintah memberikan subsidi bagi peserta BPJS kelas III sebesar Rp16.500.00 per orang per bulan sepanjang tahun 2020. Pemilik kartu BPJS diharuskan Rp25.500,00 saja per orang per bulan. Sedangkan mulai tahun 2021, peserta kelas III harus membayar iuran Rp35.000,00 per orang per bulan. Kekurangan iuran bulanan ditanggung oleh pemerintah yaitu sebanyak Rp7.500,00 per orang per bulan.

4. Jumlah Kenaikan Iuran Lebih Kecil Daripada Peraturan Sebelumnya

Jika dibandingkan dengan Peraturan Presiden sebelumnya yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA), terdapat penurunan pada kenaikan BPJS kesehatan 2020. Iuran BPJS kesehatan yang dibatalkan MA tercantum dalam Perpres 75 tahun 2019. Jumlah iuran bagi peserta kelas I dari Rp80.000,00 menjadi Rp160.000,00 atau naik 100%. Kenaikan iuran peserta BPJS kesehatan kelas II Rp51.000,00 menjadi Rp110.000,00 atau naik 115,7%. Besaran iuran peserta kelas III dari Rp25.500,00 menjadi Rp42.000,00 atau naik 64,7%.

5. Mahkamah Agung (MA) Membatalkan Kenaikan Iuran BPJS Sebelumnya

Sebelumnya, Presiden mengajukan dan menandatangani Perpres Nomor 75 Tahun 2019 yang berisi besaran iuran BPJS tentang jaminan kesehatan bagi rakyat Indonesia. Peraturan ini diharapkan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2020 dan seterusnya.

MA membatalkan Perpres tersebut dengan dua alasan, pertama adalah pelayanan BPJS kesehatan dinilai belum optimal. Kedua, kenaikan iuran tidak tepat dijalankan pada saat keadaan ekonomi sedang lemah seperti saat ini.

Besaran iuran BPJS dalam Perpres tersebut adalah peserta perawatan kelas I sebesar Rp160.000,00, kelas II sebanyak Rp110.000,00, sedangkan peserta kelas III sebesar Rp42.000,00. Akan tetapi Mahkamah Agung membatalkan Perpres tersebut dan mengembalikan iuran BPJS sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2018.

Dalam Perpres yang dibatalkan MA, terdapat tambahan kebijakan tentang bantuan pendanaan iuran BPJS. Bantuan diberikan kepada pemerintah daerah sebesar Rp. 19.000,- per orang per bulan bagi peserta BPJS yang didaftarkan oleh pemerintah daerah. Subsidi pemerintah ini diberlakukan kepada setiap kelas peserta BPJS kesehatan.

Nah, dengan mengetahui fakta-fakta kenaikan BPJS kesehatan 2020, masyarakat dapat mengkritisi peraturan ini dengan bijak. Jika perlu, baca dan pahami setiap peraturan pemerintah dengan detail agar kritik yang yang diberikan tidak asal ikut-ikutan.

Baca Juga:
Anda Pelaku Usaha? Ini 5 Tips Bermanfaat untuk Jalankan Usaha di Tengah Pandemi

Anda Pelaku Usaha? Ini 5 Tips Bermanfaat untuk Jalankan Usaha di Tengah Pandemi

Tips      

25 Apr 2020 | 155


Pandemi Covid-19 berdampak terhadap berbagai macam hal, salahsatunya adalah ekonomi. Sehingga, menjalankan bisnis di kondisi seperti ini merupakan tantangan tersendiri yang harus ...

Mungkinkah Pakaian dan Sepatu Membuat Virus Corona Tetap Hidup

Mungkinkah Pakaian dan Sepatu Membuat Virus Corona Tetap Hidup

Fakta      

8 Jun 2020 | 196


Pemberlakuan new normal atau normal baru mulai diberlakukan di sejumlah negara dan tidak terkecuali di Indonesia. Tentunya dengan hal demikian ini sudah seharusnya memahami tentang dari ...

Jenis Permainan Bola Tangkas

Jenis Permainan Bola Tangkas

Tips      

19 Agu 2019 | 207


Permainan bola tangkas telah dikenal orang sejak tahun 1990 dan selanjutnya permainan tersebut menjadi permianan yang sangat populer. Sebenarnya permainan ini telah ada sejak tahun 1978 ...

Kuliah Kelas Karyawan di Masoem University

Kuliah Kelas Karyawan di Masoem University

Tips      

12 Apr 2019 | 620


Adalah pendidikan sebagai kunci masa depan terlebih lagi di Indonesia yang masih mementingkan ijazah agar dapat diterima bekerja di sebauh perusahaan. Oleh sebai itu yang membuat orang ...

Berdagang Sebagai Mata Pencaharian

Berdagang Sebagai Mata Pencaharian

Tips      

17 Okt 2019 | 423


Berdagang merupakan profesi yang mulia di dalam Islam dan ini terbukti dengan Rasulullah SAW sendiri merupakan seorang pedang. Beliau juga memuji serta mendoakan para pedagang yang jujur. ...

Ini Dia 5 Tempat yang Tidak Boleh Dikunjungi Para Pembenci Ular

Ini Dia 5 Tempat yang Tidak Boleh Dikunjungi Para Pembenci Ular

Unik      

23 Apr 2020 | 103


Ular merupakan salah satu hewan yang banyak ditakuti oleh orang. Selain karena bisanya yang berbahaya dan mematikan, bentuk dari ular pun terkadang membuat banyak orang takut. Nah, jika ...

Copyright © KopiMana.com 2018 - All rights reserved
Scroll Top