RajaKomen
Sejarah Kerajaan Cirebon

Sejarah Kerajaan Cirebon

16 Mei 2022
49x
Ditulis oleh : Admin

Kerajaan Cirebon adalah kerajaan bercorak Islam atau kesultanan yang terletak di Cirebon, Jawa Barat. Sejarah berdirinya Kerajaan Cirebon berawal pada abad ke-14. Kerajaan Cirebon mencapai masa kejayaan pada abad ke-15 dengan raja yang terkenal adalah Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.

Cirebon pada awalnya merupakan kampung kecil yang didirikan oleh Ki Gedeng Tapa. Kampung ini kemudian dikembangkan oleh Ki Gedeng Alang-Alang dan dikenal menjadi Tegal Alang-Alang. Pada abad ke 14, Raden Walangsungsang yakni putra sulung Raja Pajajaran, Prabu Siliwangi datang ke kampung ini. Dia datang bersama adiknya, Nyai Rara Santang.

Raden Walangsungsang yang bergelar Pangeran Cakrabuana ini membangun daerah tersebut dan mengubah namanya menjadi Caruban. Nama ini lambat laun berubah menjadi Cirebon karena masyarakatnya membuat terasi dan petis dari air atau cai dan udang atau rebon menjadi cai-rebon.

Di bawah kepimpinan Pangeran Cakrabuana, Cirebon berkembang pesat menjadi tempat persinggahan pedagang karena lokasinya yang strategis yakni berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Banyak pedagang Islam dari Arab, Gujarat, dan China menetap di Cirebon. Islam pun berkembang di Cirebon.

Suatu hari, Pangeran Cakrabuana dan Lara Santang pergi menunaikan ibadah haji. Dalam perjalanan Lara Santang menikah dengan Sultan Mesir, Syarif Abdillah bin Nurul Alim. Dari pernikahan ini lahir Syarif Hidayatullah pada 1448. Syarif Hidayatullah dibesarkan dengan ilmu agama Islam yang kuat. Dia pun dipercaya menyebarkan agama Islam di Cirebon dan Jawa barat. Syarif Hidayatullah juga merupakan salah satu wali songo yang dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati. Dia menikah dengan sepupunya, anak Pangeran Cakrabuana, Nyai Pakungwati.

Dalam jurnal Sejarah Singkat Kerajaan Cirebon karya Heru Erwantoro, pada 1479, Sunan Gunung Jati mendapatkan izin dari Pangeran Cakrabuana untuk menghentikan upeti kepada Kerajaan Pajajaran. Penghentian upeti ini sekaligus menjadi pertanda Cirebon melepaskan diri dari Kerajaan Pajajaran.

Sejak saat itu Kesultanan Cirebon atau Kerajaan Cirebon resmi berdiri sebagai kerajaan atau wilayah yang merdeka. Sunan Gunung Jati pun menjadi raja pertama di Kerajaan Cirebon. Sejumlah sumber lain menyebut Pangeran Cakrabuana merupakan raja pertama di Kesultanan Cirebon. Kerajaan Cirebon menempuh masa kejayaan di bawah kepemimpinan Sunan Gunung Jati pada 1479-1956. Cirebon sangat maju dalam agama, politik, dan perdagangan.

Terdapat sejumlah alasan yang membuat Kerajaan Cirebon mengalami masa keemasan pada saat dipimpin Sunan Gunung Jati. 

  • Berhasil membuat Cirebon merdeka dari Kerajaan Sunda Pajajaran.
  • Berhasil melebarkan kekuasaannya hingga separuh Jawa Barat dan Banten.
  • Berhasil mengislamkan penduduk di wilayahnya.
  • Membangun infrastruktur pelabuhan, keraton, jalan, dan masjid.
  • Membuat pasukan keamanan.
  • Setelah Sunan Gunung Jati meninggal dunia, Kerajaan Cirebon perlahan mengalami masa surut hingga runtuh.

Selain Sunan Gunung Jati terdapat sejumlah sultan atau raja yang berkuasa di Kerajaan Cirebon. Berikut raja di Kerajaan Cirebon:

  • Sunan Gunung Jati 1479-1586
  • Fatahillah 1568-1570
  • Pangeran Mas atau Panembahan Ratu I 1570-1649
  • Pangeran Rasmi atau Panembahan Ratu II 1649-1677
  • Runtuhnya Kerajaan Cirebon

Setelah Panembahan Ratu II meninggal dunia pada 1677, terjadi kekosongan di Kerajaan Cirebon. Perpecahan mulai terjadi karena penobatan tiga orang putra. Kesultanan pun terpecah tiga.
Kesultanan ini dapat berjalan dengan baik hingga perpecahan kembali terjadi pada 1807.
Pada masa kolonial yakni sekitar 1906-1926 Kerajaan Cirebon resmi dihapuskan dan diganti menjadi Kota Cirebon.

Kerajaan Cirebon meninggalkan bukti peninggalan yang masih dapat dilihat hingga saat ini. Berikut jejak peninggalan Kerajaan Cirebon:

1. Bangunan Keraton Kasepuhan di Cirebon yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana.
2. Bangunan Keraton Kanoman di Cirebon yang didirikan oleh Pangeran Kertawijaya.
3. Bangunan Keraton Kacirebon.
4. Makam Sunan Gunung Jati.

Itulah sejarah berdirinya Kerajaan Cirebon, masa kejayaan, raja yang berkuasa, hingga runtuhnya Kerajaan Cirebon.
 

Baca Juga:
Ini Dia 5 Tempat yang Tidak Boleh Dikunjungi Para Pembenci Ular

Ini Dia 5 Tempat yang Tidak Boleh Dikunjungi Para Pembenci Ular

Unik      

23 Apr 2020 | 279


Ular merupakan salah satu hewan yang banyak ditakuti oleh orang. Selain karena bisanya yang berbahaya dan mematikan, bentuk dari ular pun terkadang membuat banyak orang takut. Nah, jika ...

Keistimewaan Cewek yang Hobi Traveling untuk dijadikan Pasangan

Keistimewaan Cewek yang Hobi Traveling untuk dijadikan Pasangan

Wisata      

28 Sep 2018 | 1084


Traveling merupakan salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan dengan tujuan utama menghibur diri dari segala kepenatan selama melakukan aktivitas sehari-hari. Bukan hanya para cowok yang ...

Sholat dengan Suasana Sejuknya Alam di Masjid Daarul Aulia

Sholat dengan Suasana Sejuknya Alam di Masjid Daarul Aulia

Inspirasi      

21 Jan 2022 | 98


Ingin mendapatkan suasana dengan alam yang sejuk dan tenang saat melaksanakan ibadah sholat? Silahkan berkunjung ke Masjid Daarul Aulia! Masjid ini terletak di sekitar area Gunung Putri ...

Tips Merawat Wajah dengan Bahan Alami

Tips Merawat Wajah dengan Bahan Alami

Kecantikan      

18 Sep 2019 | 277


Kesehatan kulit bagi wanita sangat penting untuk dijaga. Kulit yang cerah menjadi standar kecantikan bagi banyak orang karena dianggap lebih menarik, sehingga banyak orang berlomba-lomba ...

pembalut charm malam

Ga Takut Bocor Lagi Karena Menggunakan Pembalut Charm Malam

Tips      

19 Mei 2022 | 152


Para wanita yang masih berada dalam masa subur, setiap bulannya akan mengalami siklus menstruasi. Pembalut digunakan untuk membantu menyerap darah haid yang Anda alami. ...

Bukan di Australia, Ternyata Batu Monolit Terbesar itu ada di Indonesia

Bukan di Australia, Ternyata Batu Monolit Terbesar itu ada di Indonesia

Unik      

24 Apr 2020 | 234


Batu terbesar di dunia, ternyata ada di Indonesia, tepatnya di Kalimantan Barat. Namanya, adalah Bukit Kelam. Meskipun dinamakan berupa 'bukit', tapi sejatinya Bukit kelam adalah ...

Copyright © KopiMana.com 2018 - All rights reserved
Scroll Top